About Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipi Suspendisse ultrices hendrerit nunc vitae vel a sodales. Ac lectus vel risus suscipit venenatis. Morbi dignissim mi non dui phaedrum ullamcorper.

Hirtenstraße 19, 10178 Berlin, Germany

+49 30 24041420

ouroffice@any.com

Follow Us

studio Tag

Teori warna – dalam film Animasi

Teori warna sangat lah penting didalam pembuatan suatu film animasi, karena melalui teori warna penonton bisa diarahkan untuk menikmati setiap tampilan scene yang dibuat oleh sutradara. Berikut adalah ulasan nya : 1.Fokus - Melalui teori warna yang tepat  penonton dibawa untuk  fokus kepada objek yang ingin ditonjolkan ataupun cerita yang ingin dipaparkan. Fokus utama scene ini bagian tabung berwarna biru yang mencolok - Cornelius Dammrich   Jika scene kita seperti ini maka kita akan tersesat, karena kita tidak mengetahui fokus mana yang dituju 2. Saturation dan Value dalam scene tampilan animasi warna dasar tidak bisa digunakan begitu saja, dengan menggunakan secara langsung akan membuat mata penonton merasa tidak nyaman. Jadi disini kita perlu melihat 2 hal yang pertama ada saturation dimana pengurangan itensitas dari suatu warna dasar dalam pengertian awam ditambahkan warna putih kepada warna dasar. Sedangkan value, adalah tingkat pengurangan warna dasar ke area gelap. Contoh Saturation dan Value   warna dasar yang digunakan seutuhnya Contoh yang benar -Jaroslav Cermak   warna merah membawa kita melihat suatu cerita yang dramatis dari perjalanan - Salzkarawane am toten meer 3. Mood warna Melalui warna yang tepat, akan membawa penonton kedalam perasaan dari karakter utama film.. dalam mood yang ceria digunakan warna yang ditambahkan putih dan juga terang. sedangkan untuk emosi yang menegangkan atau sedih ditambahkan warna hitam dari warna dasar yang sudah ada. Contoh Berikut dari Film Animasi Up - ketika ceria kiri - ketika sedih kanan jadi penggunaan teori warna dalam animasi dapat disimpulkan demikian : 1) membawa penonton ke fokus yang kita inginkan 2) digunakan untuk menceritakan sesuatu 3) mengubah mood dari film. 4) menggiring perhatian kepada sesuatu. Ohel Studio Studio Animasi Jakarta  Studio Animation Jakarta Artikel ini diadaptasi dari Blenderguru.com by Andrew price...

Design Konvensional Dalam Industri – Gaya Futuristik

 LUIGI COLANI Luigi Colani (lahir Lutz Colani 2 Agustus 1928), adalah seorang desainer industri Jerman. Karir yang panjangdimulai padatahun 1950ketikaia merancangmobiluntuk perusahaan sepertiFiat, AlfaRomeo, Lancia, Volkswagen, danBMW. Pada tahun 1957, ia menjatuhkannama depannyadiberikanLutzdanselanjutnyapergidengan namaLuigi.Pada tahun 1960, ia mulaimerancangfurnitur, dan padatahun 1970-an, ia memperluasdi berbagai daerah, mulai daribarang-barangrumah tangga sepertipenaballpointdantelevisiuntukseragamdantruk danseluruhdapur. Sebuahgrand pianomencolokdiciptakan olehColanidiproduksidan dijualolehSchimmelperusahaanpiano. Desainkonvensionalnyatelahmembuatnya terkenal, tidak hanya dikalangandesain, tetapi juga untukmasyarakat umum. Ia telah menerima berbagaipenghargaandesain, meskipun pendekatankonvensional-nya telah meninggalkan diasebagian besarorang luardariarus utamadesain industri.   Luigi Colani dan design truck   Ciri utama dari design dari luigi colani - selalu bersifat futuristik karena bentuk aerodinamis yang dominan disetiap bagian. Hal ini mungkin bisa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk mempelajari setiap design dari maestro yang satu ini.   Camera Design By Luigi Colani   Car Design 1 by Luigi Colani Car Design 2 by Luigi Colani   Train design by Luigi Colani   Helicopter design by Luigi Colani Motorcyle design by Luigi colani Bicyle Design by Luigi colani Teapot Design by luigi colani Piano Design by Luigi Colani Tower City Design By Luigi Colani Setelah melihat gambar diatas semoga membantu kita bagaimana mempelajari suatu design agar memiliki kesan futuristik yang dapat diterapkan keberbagai macam design apapun, untuk mendapatkan gambaran referensi lebih banyak lagi pembaca dapat memperolehnya melalui  search engine www.google.com Ohel studio 3d Arsitek studio jakarta 3d studio animasi jakarta    ...

SEJARAH ANIMASI INDONESIA

Animation berasal dari kata “to Animate” dalam bahasa inggris ke Indonesia berarti menghidupkan, berarti animasimerupakansuatu  kegiatan menghidupkan benda mati dengan cara memberikan dorongan, kekuatan, emosi, sehingga menjadi hidup dan bergerak. Animasi pada zaman pra sejarah pun sudah mulai muncul seperti yang ditemukan oleh para ahli di gua Lascaux Spanyol utara. Lukisan ini berumur lebih dari dua ratus ribu tahun yang lalu. Manusia purba pada saat itu sudah mulai memikirkan untuk membuat gerakan langkah kaki binatang dengan menggambar kaki yang banyak dan bertumpuk seperti menunjukkan mereka sedang berlari                                                                                          “hall of the bulls” circa 17000 BCE Lalu di berbagai penjuru dunia mulai memiliki sejarah animasinya masing-masing yang saling menyumbang satu sama lain. Di mesir      mulai mengembangkan ilmu penceritaan dengan urutan gambar di dinding mereka sebagai hiasan dekorasi. Jepang dengan lukisan jepang kuno yang dibuat pada masa heian (794-1192) sebelum masehi yang memiliki cerita yang hidup dengan cara menggelarkan lukisan. Animasi terus pengetahuan animasi pun terus meninggkat hingga muncul mainan di eropa yang disebut Thaumatrope sekitar abad ke 19.     Thaumatrope Sekitar tahun 1800-an mulai lah terjadi perkembangan ilmu pengetahuan dalam mendapatkan gambar melalui cahaya yaitu kamera, dan terus dikembangkan oleh para ahli. Hingga tahun 1980-an Jean Marey, jean marey mulai memperkenalkan kamera yang dapat digunakan mendapat gambar secara beruntun dan inilah cikal bakal  kamera film. Di tahun 1908, Emile Cohl  pencetus film animasi dengan menggunakan batang korek api yang difoto satu persatu lalu diletakkan dikertas gambar putih dengan negatif foto didepan kertas putih sehingga figure terlihat putih dan latar belakang hitam lalu negatif film ditarik sehingga gambar terlihat bergerak. Perkembangan animasi dunia terus berkembang hingga sampai pencetus film animasi bersuara dan bergambar yang dipopulerkan pertama kali oleh Walt Disney pada tahun 1930-an melalui film Mickey mouse dan Donald Duck.  Animasi di Indonesia            Di Indonesia pun sudah mulai mengenal cara untuk memberikan benda mati menjadi hidup mulai awal masuknya hindu budha di Indonesia yaitu awal masa kejayaan kerajaan-kerajaan di nusantara seperti pahatan dinding di candi prambanan yang menceritakan kisah dari Bandung bondowoso dan Loro jongrang.     Pahatan dinding candi prambanan   Kemudian perkembangan budaya hindu budha semakin berkembang di Indonesia muncul lah wayang kulit dan perkembangan wayang...