About Us
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipi Suspendisse ultrices hendrerit nunc vitae vel a sodales. Ac lectus vel risus suscipit venenatis. Morbi dignissim mi non dui phaedrum ullamcorper.

Hirtenstraße 19, 10178 Berlin, Germany

+49 30 24041420

ouroffice@any.com

Follow Us

Blog

Pergerakan Kamera dalam Pembuatan Film

Melalui Artikel ini kita akan membahas dan mempelajari  apa saja gerakan kamera yang terdapat didalam tampilan film animasi. Pergerakan camera sangat dibutuhkan dalam penceritaan agar penonton dapat memahami bagaimana kondisi dari tokoh maupun latar yang terdapat didalam penceritaan film animasi. Pada dasarnya pergerakan kamera yang ada didalam animasi tidak berbeda dalam pengambilan gambar secara langsung.  Berikut ini penulis akan menjelaskan dan membagi apa saja tekhnik pengambilan video dalam animasi dengan tekhnik menggerakan kamera :  Tilt Up / Tilt Down Didalam pergerakan kamera ini sumbu camera yang ada tetap tidak berubah sedangkan target dari kamera yang bergerak ke atas dan ke bawah.  Panning left / Right Tekhnik panning sumbu kamera tetap sedangkan target kamera bergerak kea rah kiri ataupun kanan.  Truck Truck merupakan teknik pergerakan kamera dan target dengan statis ke arah atas maupun bawah. Crab Crane teknik pergerakan kamera dan target secara statis dari kanan ke kiri.   Crane Crane yang lebih menjadi fokus target tetap namun pergerakan kamera berbentuk melengkung dari bawah maupun atas atau sebaliknya.  Zoom in / Zoom Out Teknik pengeambilan video ini sedikitpun tidak mengubah target objek maupun sumbu kamera yang di ubah disini ialah point of view dari lensanya dengan demikian terjadi keadaan dimana objek membesar dan mengecil secara perspektif.  Dolly in / Dolly out Dolly in dan out pergerakan secara utuh kamera kearah depan dan belakang Orbit Pergerakan kamera secara melingkar dari kiri kekanan dengan titik target yang tidak berubah Hand Held Pergerakan kamera secara dinamis seolah-olah penonton berada di dalam adegan animasi [embed]https://www.youtube.com/watch?v=o9eKE-KM80M[/embed] Contoh Pergerakan Kamera dalam 3D Ohel Studio Studio Animasi Jakarta  Studio Animation Jakarta  ...

Tema yang menjadi penuntun seluruh Film Animasi – Pixar

Tema didalam pengertiannya dapat di ungkapkan merupakan suatu dasar dari cerita yang dipakai didalam suatu cerita atau sandiwara. Tema inilah permulaan dari ide cerita dan alur cerita dapat berlangsung, yang merupakan titik fokus dari setiap elemen film. Melalui artikel ini kita akan melihat bagaimana menerapkan tema didalam peceritaan suatu film animasi disini mengambil contohnya kembali lagi kepada arahan pixar. berikut penjabaran tema film animasi yang terdapat di Pixar : 1) IDENTITY (Kepribadian Diri)  Film Pixar penuh dengan pengembangan visual dan inovasi teknologi, yang telah menjadi ciri khas utama Pixar selama bertahun-tahun. Apa yang membuat film menjadi sangat unik dan menarik adalah karakter dan cerita yang terdapat didalamnya. Secara khusus, ide ini berasal krisis identitas, dari karakter utama yang terbelah antara tuntutan identitas kelompok dan aspirasi sendiri, ambisi dan impian. Contoh : TOY Story 2 dalam tema Identitas diri, terdapat didalam explorasi cerita dari Toy Story 2, dimana woody bertemu dengan cerita lampau nya yang merupakan bagian dari tim koboy jessei, perspector dan bullseye. Disini woody memiliki suatu dilema dimana dia harus memilih apa yang menjadi tujuannya didalam pengembaraan hidupnya, mendapatkan cinta dari Andy sebagai mainan kepunyaannya atau kembali ke museum sebagai boneka pentas yang bisa menjadi idola banyak anak-anak. 2) FRIENDSHIP (Persahabatan)  Film akan selalu tentang petualangan, tentang penemuan diri, tentang misteri, tentang "kondisi manusia". Tapi jantung kehidupan adalah hubungan kita. Dalam setiap keseluruhan unik dari Pixar , antara satu dengan yang lain, perhatian tematik yang sering dieksplorasi adalah persahabatan. Pixar menerangi pentingnya persahabatan dalam film mereka. Dan seberapa sering, kenangan Anda buat dengan teman-teman Anda lebih penting daripada apa pun.Hubungan lebih penting daripada harta atau prestasi, dan kehidupan yang lebih tentang perjalanan daripada tujuan.Pada akhirnya, ini adalah tema yang mendorong karya Pixar sendiri. dengan cara mengambil jalan pintas, mereka mengambil waktu untuk membuat ikatan antara karakter dan penonton melalui cerita yang keduanya tak masuk akal dan berhubungan satu dan yang lain. Dan pasti, kita semua ingin pergi ke "Paradise Falls" atau "Piston Cup Final" - tapi bagaimana kita sampai ke sana dan teman-teman seperti apa yang mempertemukan kita dengan sahabat yang membawa kita kesana. Pixar sangat memahami hubungan antar manusia - hubungan persahabatan demi persahabatan yang merupakan gambaran dari...

Tips dari Pixar Bagaimana Membuat Karakter Yang Berhasil

Desain karakter adalah komponen yang sangat penting didalam karya animasi Pixar, Karakter yang baik dapat memberikan suatu dorongan daya tarik kehidupan didalam film. Desain karakter dimulai dengan tahap awal pembuatan film. Desainer Karakter sebuah film dalam Pixar bekerja sama dengan sutradara untuk membangun karakter yang diinginkan dari konsep dan cerita film yang ditulis, dalam proses ini memiliki beberapa alternatif yang akan terus berubah-ubah sampai dirasa sesuai dengan cerita yang akan diperankan oleh karakter. Hubungan antara penonton dan karakter merupakan tujuan utama dalam pembangunan desain karakter. Merendamnya karakter dengan manusia, dan berfokus pada sifat manusia mereka sangat penting untuk membuat hubungan ini. Ketika merancang karakter, seorang seniman Pixar perlu tahu apa yang melebih-lebihkan dan apa yang harus dikurangi , apa yang harus ditambahkan untuk memberikan sedikit latar belakang yang mendalam, dan apa yang harus dilakukan untuk mengembangkan kepribadian.  "Berpikir tentang arti kata karakter, Anda harus mencurahkan nafas kehidupan kedalam hal ini. Membuat mereka menarik dan menjadi keajaiban yang akan membuat orang membayangkan ingin berjumpa dengan mereka dan bagaimana mereka mungkin bergerak" - Neil Farland Desainer Karakter Pixar menggunakan peralatan manual untuk menggambar desain awal dari karakter mereka. Seorang Desainer biasanya mengerjakan ratusan, terkadang ribuan, sketsa sampai mereka puas dengan karakter yang mereka buat. Karakter utama berjalan melalui proses sangat lama dan perlu beberapa desainer yang mengerjakan dan Sutradara  bekerja bersama untuk membuat tampilan gambar, perasaan  dan kepribadian dari karakter.  Proses perancangan karakter dimulai dengan, desainer menerima naskah dari sutradara. Setiap lembaran naskah merupakan gambaran penuh dari seperti apa wujud karakter nanti. Lalu desainer menggambarkan ratusan sketsa gambar bagaimana mereka mewujudkan karakter yang terdapat didalam cerita. Gambar sketsa yang terpilih oleh Sutradara kemudian di bangun dan diperbaiki dengan tampilan gambar yang lebih baik dan beberapa catatan untuk disesuaikan dengan naskah cerita film. Desainer karakter terus membangun karakter sampai didapati sempurna untuk diperankan didalam film.      Secara garis besar dari penjelasan diatas berikut ini lah tips yang diutarakan Pixar sebagai rangkuman dari artikel ini : 1) Riset Dan Evaluasi 2) Karakter ditujukan kepada apa dan siapa? 3) Dampak Visual yang dibuat 4) Bagian visual yang mungkin dibuat dilebih-lebihkan sesuai kepribadian karakter. 5) Warna karakter 6) Menyampaikan Kepribadian dari karater 7) Ekspresi diri 8) Tujuan dan Impian dari Karakter 9) Membuat Latar...

22 Formula Cerita di dalam PIXAR

Indonesia merupakan negara yang besar kaya akan budaya dan kesenian nya, dari sabang sampai marauke kita tidak tertinggal dari negara-negara maju lainnya. Namun penulis menyadari bahwa kita amat jauh tertinggal banyak dengan negara lain dalam hal animasi. Melalui artikel ini penulis mau mengajak kita bersama-sama belajar dengan studio 3D animasi pixar dalam mengembangkan ide cerita mereka, dengan harapan film animasi Indonesia dapat bersaing secara Internasional. Berikut ini ada 22 formula yang dikemuka-kan oleh Emma Coats, yang merupakan orang dibalik cerita dari setiap film animasi Pixar.                    1. Permulaan pembuatan cerita karakter harus berdasarkan kekaguman kita terhadap tekadnya dalam berusaha mencapai keberhasilan nya.  --------------------------------------------------- 2. Dalam menulis sebuah cerita kita harus meletakkan pikiran kita terhadap apa yang paling menarik bagi penonton, bukan kepada selera kita pribadi. Melalui pembelajaran ini kita akan mendalami setiap karakteristik dari penonton sehingga cerita yang nanti diutarakan dapat menyentuh hati. -----------------------------------------------------------   3. Mencoba menulis ulang dengan beberapa tema sampai kita menemukan cerita yang sesuai sampai akhirnya. ------------------------------------------------------- 4. Pernyataan waktu dan tempat seperti pada suatu hari, disana ada, setiap hari, suatu hari, karena itu, karena itu sampai dengan selesai. ----------------------------------- 5. Menyederhanakan, fokus , menggabungkan karakter.  contoh karakter H-O-P Membuat jalan yang memutar dari setiap karakter kadang membuat kita merasa kehilangan arah, namun itu akan membuat kita lebih bebas dalam berkreasi dari setiap tokohnya.  ------------------------------------------------------------     6. Apa yang baik didalam karakter yang dibuat dan zona nyaman nya seperti apa. kemudian dari hal itu kita letakkan mereka kedalam titik kebalikannya, untuk menantang mereka dan bagaimana mereka menyelesaikannya.  ---------------------------------       7. Dimulai dari akhir cerita terlebih dahulu dari memikirkan bagian tengah cerita, karena endinglah yang paling sulit. Setelah itu barulah mulai menyusun cerita kedepan.  -------------------------------------------------------   8. Selesaikan cerita sebaik mungkin, walau itu tidak sempurna  ada waktunya untuk melepaskan dan lakukan lagi di lain kesempatan.  ---------------------------------  9. Ketika kita tidak ada ide, buat lah daftar terhadap apa yang akan dilakukan berikutnya secara detail. karena akan banyak materi yang bisa membuat kita terlepas dengan cara demikian.  ---------------------------------------------------  10. Pisahkan bagian cerita yang anda sukai , apa yang mereka sukai adalah bagian dari anda ; anda harus mengakui itu sebelum anda menggunakannya. ------------------------------------------------------- 11. Letakkan di dalam kertas, agar kita dapat memperbaikinya, namun...

PIXAR 3D Animasi Proses

Dalam proses pembuatan film animasi memiliki proses yang panjang dan rumit didalamnya, pixar adalah salah satu pemula dari perkembangan dan kemajuan film animasi 3 dimensi di seluruh dunia. Dalam proses pembuatan film animasi pixar umumnya memerlukan waktu pengerjaan selama empat sampai lima tahun pengerjaan. Dimana didalam proses nya terdiri dari perancangan setiap bagian untuk filmnya, perencanaan, pengembangan dan bahkan pengulangan dalam ide ceritanya. Keunikan dari Pixar sendiri memiliki titik sentral inti didalam setiap filmnya adalah pada cerita. Semua yang mereka lakukan tidak terlepas dari pekerjaan tim secara bersama-sama. Berikut kita akan proses pembuatan film Pixar dalam setiap detailnya dengan cara yang sederhana :   Story Idea (Ide cerita) Didalam proses ini setiap tim pixar didalam team mengutarakan ide cerita dan membangun nya bersama sama. Tahapan ini merupakan hal yang tersulit untuk memikirkan bagaimana penonton dapat menerima ide itu dan memikirkannya menjadi suatu kemungkinannya didalamnya.           Text Treatment (perbaikan dengan tulisan) Perbaikan dokumen dilakukan dengan merangkum gagasan utama cerita. Kadang, perbaikan  dokumen ini  dikembangkan dengan tujuan untuk menemukan keseimbangan yang tepat antara ide-ide  yang  solid dan membuka kemungkinan yang ada , Khususnya untuk penggambaran panel yang dapat dilakukan oleh storyboard artist. Lalu Setiap  Script (Naskah) Naskah ditulis setelah Idea cerita dan pengembangan cerita selesai.  Story Board (Papan Penceritaan) Storyboard adalah  tampilan film sesungguhnya dengan menggunakan gambaran tangan dan menyajikan blueprint/ rancangan awal dari aksi dan dialog. Setiap seniman storyboard menerima naskah dari cerita dan atau sebuah garis dari penceritaan, gambaran dari kondisi karakter emosi dan tindakannya. Yang kelak digunakan sebagai petunjuk setiap seniman dalam penugasan setiap peristiwanya.            Voice Talent (Pengisi suara) Pertama, membuat sketsa dari suara yang dilakukan oleh seniman didalam pixar sendiri dalam merekam suara mereka. Lalu suara tersebut diajukan dan ditunjuk kepada actor atau aktris untuk kembali direkam dengan membaca ulang naskah dan mendengan intonasi dari emosi karakter yang telah digambar dalam berbagai storyboard.           Reels (Gulungan film) Penggabungan storyboard  menjadi sebuah gulungan film dengan bantuan tekhnik editing yang baik dalam mempersatukan setiap elemen gambar, suara aktor, maupun penambahan efek suara lain. Tujuan nya adalah agar memperoleh tampilan yang utuh dari sebuah film secara...